SEL SPERMA PENENTU KUALITAS ANAK

SEL SPERMA PENENTU KUALITAS ANAK

sel sperma

Sel sperma bertemu dengan sel telur

 

Obat apapun, tidak ada yang bias menggantikan bibit yang sudah hilang. Sedangkan bila terdapat gangguan pada saluran, maka pembedahan adalah jalan keluarnya.

Dalam proses kehamilan, selama ini, wanitalah yang sering  menjadi pusat perhatian. Padahal, kehamilan merupakan hasil proses pertemuan bibit laki-laki dan perempuan(konsepsi), dimana sebelumnya sel telur dan sperma yang matang harus melakukan ‘perjalanan melalui beberapa organ reproduksi sehat.

Artinya, calon ayah yang sehat, yang memiliki sprema dan organ reproduksi yang juga sehat, sangat berperan dalam proses menuju kehamilan dan menghasilkan janin yang sehat. Karena begitu pentingnya fungsi sperma dalam proses kehamilan, maka kelainan atau gangguan pada organ tersebut dapat mengakibatkan terganggunya fungsi reproduksi pria. Beberapa gangguan atau kelainan yang mengakibatkan sperma menjadi rusak atau tidak berproduksi adalah sebagai berikut:

 

1. Testis rusak

Testis sebagai tempat produksi sperma mudah sekali terganggu oleh pengaruh dari luar. Akibatnya, produksi sperma mudah sekali turun atau tidak ada sama sekali. Contohnya saja, virus akibat  penyakit gondongan atau ‘ mumps’ yang menyerang kelenjar parotis(kelenjar liur di depan telinga), lalu menyerang testis sehingga testis meradang (bengkak), akan mengakibatkan kemandulan. Hal ini terjadi karena bibit dasar pembentukan sperma hilang sama sekali

Virus ini pada  umumnya menyerang tanpa di sadari. Dimana tetap dapat mengeluarkan air mani, namun tanpa sel sperma. Tetapi, bila virus ini hanya menyerang kelenjar parotis saja, testis tidak akan menjadi rusak.  Yang perlu dipahami, bukan virus saja yang bias membuat testis rusak, tapi juga berbagai infeksi kuman-kuman penyakit kotor seperti’gonorea dan sifilis’. Dan kalau testis telah rusak, tidak ada lagi sel sperma yang bias dihasilkan.

2. Saluran tersumbat

Ketika terjadi ejakulasi, sperma keluar dari testis menuju penis melalui saluran-saluran yang sangat halus. Namun, saluran-saluran ini dapat  tersumbat, sehingga akan menganggu keluarnya sel sperma. Penyebabnya, bias karena kuman-kuman pada kulit atau pada tinja.

Karena kebersihan yang kurang terjaga, akhirnya kuman tersebut masuk kedalam penis dan terus merajalela sehingga mengakibatkan perlengketan atau sumbatan. Bukan itu  sajatrauma karena pukulan atau tendangan dikemaluan juga dapat mengakibatkan saluran tersumbat.

 

3. Pergerakan lambat

 

sperma

Perjalanan sel sperma menuju indung telur

Pergerakan sperma yang lambat akan menyebabkan sperma mati dalam perjalanan sebelum mencapai sel telur. Penelitian membuktikan, walaupun jumlahsperma kurang (normal 15-20 juta perejakulasi), namun jika pergerakan sperma bagus, ia  akan dapat mencapai sel telur.

Lambatnya laju pergerakan sperma bisa terjadi panas oleh lingkungan, misalnya akibat radiasi, berendam di air panas dan lain-lain. Atau bias juga adanya gangguan sirkulasi darah dalam testis, sehingga sperma tidak mendapat suplai darah yang cukup.

 

4. Air mani kental

Air mani yang baik biasanya berwujud cairan kental pada saat ejakulasi , namun akan mencair setengah jam kemudian. Namun begitu, ada juga pria yang spermanya tidak mencair walaupun ditunggu beberapa jam. Air mani yang terlalu kental ini akan mengakibatkan sperma sulit bergerak.

 

Pengobatan yang tepat

Karena virus menyerang tanpa diketahui kapan dan mengapa, maka pengobatannyapun sampai sekarang belum di temukan . beberapa dokter menganjurkan penderita untuk banyak beristirahat dan kepada mereka diberikan obat-obatan antibiotika.

Perlu dipahami, kalau bibit sperma sudah rusak, tidak ada obatnya. Obat apapun, tidak ada yang bias  menggantikan bibit yang sudah hilang. Sedangkan bila terdapat gangguan pada saluran, maka pembedahan adalah jalan keluarnya, yaitu dengan mencari letak sumbatan untuk dilebarkan salurannya.

Kadangkala  pembedahan juga diperlukan agar sirkulasi darah dapat berjalan dengan baik. Sementara kelainan hormone dapat diobati dengan disuntikan hormone. Sperma yang terlalu bias diatasi dengan pencurian sperma (washing spem). Proses ini di lakukan untuk kasus bayi tabung a tau inseminasi. Caranya, melalui proses pemisahan sperma(sentrifugasi) yang di campur dengan NaCL atau zat-zat kimia khusus, seperti imitasi air mani tapi lebih cair, lalu sperma jelek akan mengendap, sedangkan yang bagus akan berenang.

Nah, sperma yang bagus ini yang akan dimasukkan kedalam rahim(pada proses inseminasi) dan dipertemukan dengan sel telur (bayi tabung). Namun jika gangguannya adalah bentuk sel sperma yang tidak normal, maka keadaanya ini tidak b isa diperbaiki.

Tentu saja selain pengobatan  tadi, keadaan fisik dan psikis juga sangat berperan antara lain, gaya hidup  yang sehat. Misalnya berolah raga secara teratur, berhenti merokok, tidak terlalu lelah, mengenakan celana longgar akan mendukung keberhasilan pengobatan, disamping factor ketenangan psikis juga memegang peran penting.

 

Konsultasi ke dokter

Karena berbagai penyebab yang kadang terdeteksi, kunjungan kedokter perlu dilakukan. Alangkah baiknya kalau hal ini dilakukan sebelum menikah. Paling tidak, begitu and aberdua merencanakan kehamilan, tidak ada salahnya melakukan konsultasi ke dokter. Atau, bila sang isteri belum juga hamil, misalnya karena mungkin saja gangguan kelainan ada pada Anda. Begitupun bila terjadi kehamilan namun tidak bertahan lama(keguguran).

Sperma yang jelek, bukan tak mungkin juga akan menyebabkan terjadinya pembuahan. Namun, kehamilan yang terjadi biasanya tidak bertahan lama. Dengan berkonsultasi ke dokter, tentu akan mengungkapkan berbagai kemungkinan  penyebab. Hingga pada gilirannya nanti, Anda berdua akan  merasa lebih siap untuk menyambut kelahiran generasi yang lebih baik.

 

(dr. Budi RST/IG/Mkt)


Hit Counter provided by Sign Holders